Mamuju, Sulawesi Barat – Langit mendung tak hanya membawa kesedihan, namun juga ancaman nyata pagi tadi. Di Dusun Salubiru, Desa Takandeang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Jumat (31/10/2025) sekitar pukul 09.00 WITA, alam menunjukkan amarahnya. Intensitas curah hujan yang tinggi, berpadu dengan hembusan angin kencang yang menderu, tak mampu ditahan oleh sebuah pohon besar. Batang kokohnya akhirnya menyerah, tumbang dan menghantam dua unit rumah warga.
Perabotan berserakan, dinding retak, bahkan atap pun terancam roboh. Itulah pemandangan pilu yang menyambut Bapak Herman (40 Tahun) dan Bapak Cilik (30 Tahun), kedua petani yang rumahnya kini menjadi saksi bisu keganasan alam. Untungnya, tak ada satu pun nyawa yang melayang dalam peristiwa memilukan ini. Namun, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 40.000.000, -, sebuah angka yang tentu memberatkan bagi keluarga petani.
Tak lama setelah kabar duka menyebar, semangat kebersamaan langsung membuncah. Koptu Asri, Babinsa Koramil 1418-02/Tapalang, tak tinggal diam. Bersama dengan warga Dusun Salubiru, mereka segera menggelar aksi gotong royong. Tangan-tangan kokoh saling bahu-membahu, membersihkan reruntuhan dan mengevakuasi batang pohon yang merusak. Harapan mereka, sisa-sisa puing ini segera terangkat, agar kehidupan dapat kembali tertata, meski rencananya pembersihan besar-besaran akan dilanjutkan setelah ibadah Sholat Jumat.
Menyikapi kejadian ini, Dandim 1418/Mamuju, Letkol Arm Andang Ardianto, S.A.P., menegaskan komitmen TNI. "Kami telah menginstruksikan seluruh personel, khususnya Babinsa, untuk selalu siaga dan bertindak cepat membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Evakuasi oleh Babinsa Koptu Asri dan masyarakat ini adalah wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab TNI untuk meringankan beban warga terdampak, " tegasnya.
Beliau menambahkan bahwa koordinasi dengan Pemerintah Desa dan BPBD Kabupaten Mamuju terus dilakukan demi memastikan bantuan dan penanganan lanjutan bagi warga terdampak dapat segera terwujud. Di tengah situasi ini, imbauan penting pun dilayangkan: tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama saat cuaca ekstrem melanda wilayah kita.

Updates.